Aldi yang melaporkan kasus perselingkuhan Zumi Zola dengan istrinya Peni dipanggil mendadak ke Polda Metro Jaya di hari Sabtu (11/2) yang seharusnya adalah hari libur.
Di depan penyidik Polda Metro Jaya, Aldi mengaku belum siap diperiksa. "Tadi ada pemeriksaan atas laporan saya, cuma saya belum siap secara psikis jadi ditunda sampai hari Kamis," lanjutnya. "Tadi baru dikasih pertanyaan sedikit tentang kondisi kesehatan saya. Karena saya masih dalam penjara, pikiran saya juga masih ke anak saya. Jadi saya belum bisa tenang, jadi butuh waktu. Benar-benar nggak kondusif kondisi saya."
Sebelum melaporkan kasus dugaan perselingkuhan Zumi Zola dan Peni Fernita istrinya pada Januri 2012, Aldi terlebih dulu dilaporkan oleh Rudi, sekretaris ibunda Peni hingga membuatnya jadi tersangka dan ditahan di Polres Jakarta Selatan. Aldi meninggalkan Ditreskrimum Polda menuju Polres Jakarta Selatan pukul 14.00 dengan menggunakan toyota Yaris warna hitam bernomor polisi B 2979 PD, dikawal 2 polisi tanpa berseragam.
Untuk permintaan pemeriksaan yang sangat mendadak dari Polda Metro Jaya terhadap Aldi dalam kasus dugaan perselingkuhan Zumi - Peni tersebut, kuasa hukum Aldi, Humphrey Djemat langsung menggelar jumpa pers. "Aldi sudah datang ke sana (Polda) tadi, tapi Aldi tidak dalam keadaan sehat secara kejiwaan, dan ada alasan-alasan lain," ujar Humphrey saat temu media di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (11/2).
Yang membuat pihak Aldi bertanya-tanya, pemanggilan Aldi terkesan dadakan dan dilakukan pada hari libur. "Seperti yang kita ketahui hari ini hari Sabtu kan hari libur, kita tidak bisa menerima. Jadi kita menolak menandatangani berita acara, karena Aldi tidak mau dan tidak siap," lanjutnya. "Hal ini menjadi pertanyaan mengapa mendadak kami ingin menyampaikan kepada masyarakat ini terjadi keanehan dari pihak polda khususnya Kapolda.